Samsung Galaxy 5 vs Sony Ericsson XPERIA X8

Jadi, beberapa minggu yang lalu, seorang teman saya bertanya mengenai topik yang tertera diatas, melalui Facebook.David デビッド Christanto trik.. bagusan x8 ato galaxy 5??

Jadi, sekaligus bagi para pembaca sekalian yang bingung diantara kedua telepon genggam berbasis Android ini, bisa menyimak artikel berikut ini:

 

Low-end? Mid-end? High-end?

Dalam dunia Android, telepon genggam berbasis Android dibagi kedalam 3 kelas. Kelas terendah atau ‘low-end’, memiliki layar beresolusi QVGA (240×320), kemudian ada kelas menengah atau ‘mid-end’, memiliki layar beresolusi HVGA (320×480), dan… kelas yang tertinggi atau ‘high-end’, memiliki layar beresolusi WVGA (480×800). Kalau kita bandingkan menurut cara ini, maka XPERIA X8 termasuk dalam kategori ‘mid-end’, sementara Galaxy 5 termasuk dalam kategori ‘low-end’. Namun, selain layar, spesifikasi mereka identik, dan tidak mencirikan perbedaan kelas.

 

HVGA (XPERIA X8) vs QVGA (Galaxy 5): Yang lebih mendekati retina

Resolusi HVGA akan jauh lebih nyaman untuk browsing ketimbang QVGA. Percayalah, resolusi QVGA sangat menyulitkan ketika anda ingin membaca teks dalam sebuah website yang dibuat untuk desktop (contoh : facebook.com versi desktop, bukan m.facebook.com). Demikian pula dalam multimedia (foto & video), resolusi HVGA memberikan keuntungan dalam detail yang cukup signifikan dibanding QVGA, dapat anda lihat saat menampilkan foto bersama (seperti foto keluarga besar, atau foto siswa-siswi sekelas), dimana saat HVGA belum memerlukan zooming karena wajah sudah terlihat, QVGA membutuhkan zooming agar wajah dapat terlihat dengan jelas.

 

Prosesor: Pertimbangkan juga bebannya

Mereka memiliki kecepatan prosesor yang cukup cepat, 600 MHz. Karena saya sendiri belum mencoba keduanya, saya menganggap tidak ada perbedaan signifikan dari segi kecepatan mengingat kecepatan prosesornya yang sama. Namun, sepertinya XPERIA X8 akan berjalan lebih lambat, karena prosesornya harus merender 320×480 piksel, dibanding dengan Galaxy 5 yang hanya 240×320 piksel saja. Belum lagi termasuk fitur-fitur premium yang terdapat dalam XPERIA seperti Timescape dan Mediascape, yang sedikit-banyak akan membebani sistem.

 

Memori: Galaxy 5 menang telak

Dari segi memori, Galaxy 5 menang telak. Baik RAM maupun ROM, Galaxy 5 memiliki jumlah yang jauh (hingga 2x lipat) lebih banyak dari XPERIA X8. RAM dalam XPERIA X8 hanya 168 MB, yang dalam waktu singkat akan penuh, sehingga membatasi kemamp…uan multi-tasking-nya. Bandingkan dengan Galaxy 5 yang memiliki RAM 256 MB. Samsung Galaxy S saja, yang merupakan high-end Android, hanya memiliki RAM 304-343 MB, hanya berselisih 48-87 MB saja. Namun perlu diingat aplikasi bawaan Galaxy S yang lebih besar, sehingga kapasitas (saya menyebut kapasitas, bukan kemampuan, karena kemampuan juga bergantung pada prosesor) multi-tasking-nya tidak akan berbeda jauh dibanding Galaxy 5.
Dari segi ROM (fungsinya sama dengan hard-disk kalau di PC), Galaxy 5 memberikan kapasitas yang jauh lebih leluasa, 512 MB, bandingkan dengan XPERIA X8 yang hanya 256 MB saja. Apalagi keduanya belum mendukung Android 2.2, sehingga kita tidak dapat memindahkan aplikasi-aplikasi kedalam memori eksternal (microSD).

 

Kamera: Resolution or Flash?

Untuk kamera, XPERIA X8 memiliki resolusi hingga 3.15 (3,2) MP, lebih baik dibanding Galaxy 5 yang hanya 1.92 (2) MP. Namun, Galaxy 5 memiliki flash sehingga hasil pemotretannya lebih baik dibanding XPERIA X8 saat cahaya kurang. XPERIA X8 memiliki autofocus, walaupun hasilnya cukup mengecewakan, tetapi masih lebih baik daripada tidak ada sama sekali seperti pada Galaxy 5.

 

Konektivitas data: Apakah anda membutuhkan HSUPA?

Terdapat beberapa perbedaannya yang lain seperti dukungan HSUPA, hanya berpengaruh banyak saat proses pengunggahan (upload) saja. Namun perlu diingat juga perhitungan operator (selain paket) biasanya menghitung per banyaknya data, sehingga adanya HSUPA menyebabkan arus data yang dapat mengalir lebih deras, mengakibatkan membengkaknya biaya internet, namun, koneksi data 2,75G (GPRS), 3G (UMTS), 3.5G (HSDPA), dan 3.75G (HSUPA) dapat dinonaktifkan sehingga permasalahan biaya ini dapat diabaikan.
Kesimpulannya, HSUPA ini dapat dibaikan saja, kecuali anda ingin menggunakan telepon genggam ini untuk mengunggah data yang cukup besar melalui koneksi seluler.

 

Tombol: Apakah D-pad masih jaman?

Galaxy 5 memiliki tombol 5 arah (D-pad) untuk navigasi, menemani layar sentuh. Tombol ini akan terasa berguna saat ingin menseleksi teks, apalagi mengingat layar keduanya yang cukup kecil. Namun, diluar itu, navigasi melalui layar sentuh ak…an terasa lebih mudah dan menyenangkan.
Galaxy 5 juga memiliki tombol ‘search’, berfungsi untuk menjalankan fungsi ‘search’ sesuai dengan aplikasi yang sedang berjalan. Contohnya pada aplikasi eBuddy (chatting), menekan tombol search memungkinkan kita untuk mengetikkan nama teman kita saja untuk membuka kotak chat. Di aplikasi Music, menekan tombol search memungkinkan kita untuk mencari lagu yang diinginkan.
Untuk telepon genggam Android tanpa tombol search seperti XPERIA X8, menekan & menahan (long-press) tombol menu selama beberapa lama juga menjalankan fungsi ‘search’.

 

Kesimpulan

Kesimpulannya, saya merekomendasikan XPERIA X8, karena upgrade ke Android 2.1 (eclair) sudah dirilis, dan kita dapat melakukan upgrade sendiri, maupun melalui Sony Ericsson Service Center. Sebelumnya, Sony Ericsson sempat dihujani protes dari pengguna XPERIA X10 dan X8 karena tidak adanya upgrade ke Android 2.1 atau 2.2, sementara telepon genggam Android lain saat ini sudah menyediakan upgrade ke Android 2.1, bahkan Android 2.2 sudah dirilis untuk beberapa telepon genggam Android buatan HTC.

Namun, perlu diingat bila anda ingin banyak multi-tasking dan memasukkan banyak aplikasi ke XPERIA X8, maka XPERIA X8 tidak dapat memberikan pengalaman sebaik Galaxy 5, karena memori XPERIA X8 yang sangat terbatas. Dan bila kapasitas aplikasi dan multi-tasking menjadi prioritas utama anda, maka Galaxy 5 lebih cocok untuk anda.

Saya merekomendasikan untuk memasang kartu microSD atau microSDHC (microSD untuk 2 GB kebawah, microSDHC untuk 4 GB keatas) untuk menyimpan data (dokumen, lagu, video, film, gambar, foto), dan menyisakan ROM untuk aplikasi & sistem, agar sistem & aplikasi dapat menggunakan ROM yang terbatas dengan sebaik-baiknya.

Alternatif lain

Pertimbangkan juga HTC Hero bekas, HTC Sense memberikan pengalaman yang jauh lebih baik dalam segi antarmuka (interface) dibanding pada XPERIA X8 maupun Galaxy 5.

Bila anda bersedia membelanjakan uang lebih, anda boleh melirik Acer Liquid E, yang dijual dengan harga 4 jutaan baru, atau 3 jutaan bekas. Acer Liquid E sudah tergolong dalam kategori telepon genggam Android ‘high-end’, yang memiliki resolusi layar WVGA pada dimensi 3,5 inci, prosesor 768 MHz (dapat dinaikkan hingga 1 GHz secara tidak resmi), RAM 512 MB, kamera 5 MP, dll

Acer Liquid E terkenal sebagai telepon genggam Android ‘high-end’ namun seharga telepon genggam Android ‘mid-end’

 

Perbandingan spesifikasi : http://pdadb.net/index.php?m=pdacomparer&id1=2390&id2=2422

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Samsung Galaxy 5 vs Sony Ericsson XPERIA X8

  1. heru susilo berkata:

    kira kira kapan upgred android 2.1 akan ada..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s